Candlestick Pertama Kali Di temukan oleh orang japan yang di gunakan dalam perdagangan beras di awal abad ke 16, kemudian di tahun 1770an dikembangkan oleh seorang pengusaha beras bernama Menehisa Homma. Homa menyadari bahwa Hukum Supply dan Demand sangat mempengaruhi pergerakan harga di pasar sehingga dia secara khusus mendalami psikologi dari para pedagang (Traders) beras di era tersebut, dan menformulasikannya menjadi beberapa prinsip kunci dalam pola candlestick yang digunakan sampai saat ini.
dengan pola candlestick tersebut, Homma menguasai perdagangan beras dan tampil menjadi seorang trader yang paling dominan di zamannya.
Pada awalnya Homma dan orang-orang kepercayaannya mempunyai istilah khusus untuk melambangkan masing-masing formasi dari pola candlestick yang dirahasiakan dari orang luar untuk memberitahukan sinyal jual ataupun sinyal beli.
ilmu ini lama tertutup selama ratusan tahun di japan, baru pada tahun 1990-an, candlestick untuk pertamakalinya diperkenalkan kepada dunia barat oleh seorang pelopor bernama Steve Nison. Nama formasi candlestick dalam bahasa japan tersebut di terjemahkan oleh Steve Nison menjadi istilah dalam bahasa inggris, yang kemudia di jadikan standar internasional hingga saat ini.
Featured Posts
Saturday, October 27, 2012
Subscribe to:
Comments (Atom)